Senin, 13 April 2015

Proses Rekrutmen Karyawan

Rekrutmen adalah putusan sumber daya manusia (SDM) berupa banyak karyawan yang dibutuhkan, kapan dibutuhkan, serta pengetahuan , keterampilan, kemampuan khusus yang dimiliki. Rekrutmen merupakan proses komunikasi dua arah. Para pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apakah rasanya bekerja di dalam organisasi yang bersangkutan. Organisasi- organisasi sangan menginginkan informasi yang akurat tentang seperti apakah pelamar-pelamar tersebut jika kelak mereka diangkat sebagai karyawan.
            Perekrutan karyawan merupakan suau proses atau tindakan yang dilakukan oleh organisasi untuk mendapatkan tambahan karyawan melalui beberapa tahapan mencakup indentifikasi dan evaluasi sumber-sumber perekrutan tenaga kerja, menentukan kebutuhan tenaga kerja, proses seleksi, penempatan, dan orientasi tenaga kerja. Perekrutan karyawan bertujuan menyediakan karyawan yang cukup agar manajemen dapat memilih karyawan yang memenuhi kualifikasi yang mereka perlukan (Maltis, 2001).
            Menurut Sukirno (2004) Rekrutmen adalah proses menarik orang- orang yang memenuhi persyaratan untuk mengajukan lamaran atas pekerjaan yang belum terisi, yang terbagi atas rekrutmen internal dan eksternal. Rekrutmen internal merupakan promosi karyawan yang dalam organisasi yang tujuannya untuk menjaga dan memperthankan karyawan yang memiliki kinerja baik. Rekrutmen eksternal melibatkan usaha menarik orang-orang dari luar organisasi untuk mengisi lowongan pekerjaan melalui pemasangan iklan, wawancara, pameran peluang kerja dan metode lainnya.
            Aktivitas rekrutmen menyisikan pelamar yang tidak depat dan memfokuskannya pada calon yang akan dipanggil kembali. Program rekrutmen yang baik perlu melayani banyak tujuan yang kadang bertentangan. Tujuan utama rekrutmen yaitu menemukan pelamar- pelamar berkualitas yang akan tetap bersama perusahaan dengan biaya yang sedikit. Proses rekrutmen harus menghasilakn karyawan yang merupakan pelaksana yang baik dan tetap bersama perusahaan sampai jangka waktu yang wajar. Tujuan lainnya adalah bahwa upaya rekrutmen hendaknya mempunyai efek yang baik. Citra perusahaan harus menanjak dan bahkan pelamar yang gagal haruslah mempunyai kesan positif terhadap perusahaan dan produk- produknya.

            Sebuah proses perekrutan karyawan sering menghasilkan hasil yang lebih baik dalam menemukan calon karyawan yang sempurna. Oleh karena itu, sangat penting untuk merancang proses perekrutan, dan memperkerjakan para profesional terbaik. Meskipun proses perekrutan dapat berbeda dari satu perusahaan ke perusahaan lain, inti dari rekrutmen memiliki langkah yang sama. Berikut ini adalah beberapa langkah dari proses rekrutmen :
1.      Fokus pada Persyaratan Kerja
Langkah pertsama yang menjadi dasar perekrutan karyawan adalah melakukan analisis pekerjaan, untuk memahami akan suatu kebutuhan mengapa mencari karyawan, pekerjaan di bagian mana, tingkat keterampilan manajerial dan teknis yang diperlukan dalam pekerjaan tersebut, dan sebagainya. Kemudian mengevaluasi dan menilai sumber daya manusia yang sudah ada terlebih dahulu, dan melihat apakah salah satu dari mereka bisa ditempatkan untuk posisi tersebut. Jika tidak ada maka yang diperlukan adalah mencari karyawan baru dengan membuka pengumuman lowongan kerja di media cetak ataupun media elektronik.
2.      Merancang sebuah Deskripsi Pekerjaan
Mempersiapkan deskripsi pekerjaan sangat penting untuk kriteria seleksi, evaluasi, dan penilaian kinerja. Menjabarkan peran dan tanggung jawab pekerjaan dengan singkat, dan juga keahlian, kualifikasi, pengetahuan, karakteristik, dan lain-lain. Perhatikan  pesyaratan yang tepat dari posisi seperti pendidikan dan pengalaman.
3.      Mendapatkan Calon Karyawan
Membuat lowongan pekerjaan dapat memanfaatkan platform seperti iklan koram, situs pencari kerja, forum, job fair, situs jejaring social, agen perektutan, dan lain-lain untuk menjagkau para calon karyawan. Cara terbaik untuk mempercepat penyaringan adalah memberikan gamabarn yang jelas dari pekerjaan. Jangan lupa untuk menyebutkan kontak detail seperti email, atau telepon untuk menerima respon dengan segera dan cepat dari calon karyawan. Setelah menegtahui tentang lowongan, banyak calon karyawan yang akan melamar pekerjaan.

Sumber : 1. Rekrutmen Karyawan (2012). www.MDP.rekrutmen.com
                2. Proses Rekrutmen Karyawan (2010) www.wedaran.com
                3. Pengertian Rekrutmen (2013) www.psychologymania.com
    4. Adnan, Irma(2010). Psikologi Industri dan Organisasi .Jakarta : Universitas Terbuka.

   5. Munandar,A.S., dkk. (2001). Psikologi Industri. Jakarta: Universitas Terbuka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar